Mengiris Bawang Dapat Membuat Menangis. Kok Bisa?

Pernahkah kalian beranya – tanya dalam hati mengapa saat memotong bawang dapat membuat menangis?

“Memotongnya sembari nonton ‘Drakor sih, jadinya nangis deh.”

“Mungkin memotongnya sambil mikirin dompet yang isinya kosong.”

“Abis diputusin si doi langsung potong bawang kali, jadinya nangis.”

No, no semua jawaban di atas salah alias ngaco.

Jadi, pada bawang sendiri mengandung asam amino sulfoksida. Nah, saat kita memotong bawang, jutaan sel dari bawang pun menjadi pecah dan melepaskan zat asam amino sulfoksida di udara bersamaan dengan beberapa spesial enzim.

Spesial enzim ini bereaksi dengan zat asam amino sulfoksida dan akhirnya menghasilkan senyawa kimia yang bernama syn-propanethial-s-oxide. Senyawa kimia ini mudah menguap pada suhu normal dan membentuk sebuah gas.

Saat gas ini menguap dan menyentuh mata kita, maka akan bereaksi dengan zat
yang membuat mata kita dilumasi dan terbentuklah asam sulfat ringan di mata kita. Asam sulfat ini kemudian memberi sensasi panas di mata.

Dan untuk membersihkan asam ini, kelenjar air mata kita secara alamiah menghasilkan cairan desinfektan. Dan disaat mata kita tidak mampu menampung lagi cairan desinfektan
yang berlebih ini, maka cairan tersebut akan tumpah keluar dan membuat kita menangis.

Nah, sekarang kalian sudah tahu dong, kenapa saat kita memotong bawang membuat mata kita menjadi menangis? Bukan karena sambil menonton drakor, abis diputusin pacar, mikirin isi dompet yang kosong, atau lain sebagainya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here