Film Mortal Engines: Ketika Kota Tidak Lagi Berpijak di Bumi

AGANESIA.COM, Jakarta – Untuk kamu para pecinta film fantasi dan fiksi, maka film Mortal Engines ini wajib kamu tonton. Film ini sangat cocok untuk mengisi waktu luang kamu di awal bulan Desember, di penghujung tahun 2018 bersama keluarga ataupun orang tercinta.

Diadaptasi dari novel karya Philip Reeve yang terkenal dengan karya – karyanya yang selalu memiliki jalan cerita yang apik, mencengangkan serta memiliki fantai liar yang tidak banyak orang dapat terpikirkan kemudian ia salurkan dalam sebuah karya tulis.

Karya Philip Reeve ini kemudian di modifikasi menjadi film dengan sempurna oleh Christian Rivers. Apalagi Peter Jackson ikut turut andil dalam pembuatan film ini sebagai penulis naskah dalam pembuatan film ini yang notabene ia adalah orang yang berhasil dalam membuat film fantasi – fiksi yang selalu memukau para penontonnya seperti diantaranya adalah film trilogi  The Hobbit dan The Lord of the Rings.

Memiliki jalan cerita dan alur yang diceritakan dari masa depan, dimana tanah di bumi sudah tidak layak lagi dijadikan tempat untuk hidup, orang – orang hidup di kota yang dapat bergerak dan berpindah – pindah. Sungguh fantasi dan imajinasi yang diluar dugaan banyak orang.

Bisakah kamu bayangkan bahwa teknologi yang ada pada masa kini seperti Smartphone Android, Iphone, Tablet dan yang lainnya menjadi barang rongsok dan masuk museum? Well, inilah yang terjadi dan digambarkan pada film ini, dimana barang yang ada pada masa kini dianggap barang antik dan sudah kadaluwarsa.

Apalagi bumi digambarkan sedang dalam keadaan yang ‘tidak sehat’ dikarenakan oleh perang yang dilakukan oleh manusia secara terus – menerus dan berkepanjangan. Hal ini juga menggambarkan bahwa teknologi yang ada saat ini tidak dapat berfungsi pada saat perang di masa tersebut.

Penonton dipastikan akan terbawa ke dalam film dan dimanjakan dengan animasi yang ada dari film Mortal Engines ini. Bagaimana pesawat tempur digambarkan pada masa depan, kehidupan masyarakatnya, alat tempur yang canggih, pemburuan alat tempur di masa lampau serta komposisi lainnya benar – benar membuat penonton berdecak kagum.

Alur cerita dalam film ini juga bagus, bagaimana setiap karakter penting dalam film ini dijelaskan secara perlahan – lahan dalam setiap momen, melakukan flashback, dari awal sampai akhir, dan membuat penonton mudah mengerti dari jalan cerita yang disampaikan.

Karakter Hester Shaw yang diperankan oleh aktris cantik Hera Hilmar dikatakan seperti tidak memiliki kesusahan memainkan peran yang ia lakukan menjadi karakter utama di dalam film ini. Hugo Weaving yang sudah tidak diragukan lagi kemampuannya di dalam dunia perfilman Hollywood, juga tampil maksimal di film ini dan berperan sebagai Thaddeus Valentine, karakter yang sangat memiliki ambisi.

Aktris asal Korea Selatan Jihae yang berperan sebagai Anna Fang tampil dengan sempurna namun sayangnya kurang lama durasi dalam ia memainkan perannya tersebut, salah satu sebabnya dikarenakan banyaknya karakter penting dalam film ini dan plot / scene yang singkat.

Sekali lagi, Peter Jackson membuat karya lain yang membuat orang berdecak kagum yang tertuang pada film Mortal Engines. Jangan sampai kamu melewatkan aksi Hester Shaw dan yang lain di film Mortal Engines pada bioskop kesayangan anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here